Ada satu lagi virus yang menarik perhatian Abu.

Dengan penggunaan Internet yang makin meluas,distribusi file multimedia di dnia maya menjadi jauh lebih mudah.Bagi yang berpikiran porno-porno,melihat/mendapatkan file adalah file-file dengan ekstensi .avi , .mp4 , .jpeg , dan lain-lain akan menebak bahwa file tersebut adalah file porno(mungkin benar,tapi jangan langsung menyimpulkan).Virus yang saya bahas ini memang ngeres,tapi tegas.Dia akan menhapus seluruh file multimedia yag ditemukannya,namanya adalah virus WMPLAYERC.Seluruh file multimedia yag telah anda cari selama ini akan digantikan oleh file virus ini yang siap menyebar.

Dalam upaya penyebarannya,menyembunyikan diri ,atau aktif , virus akan membuat duplikat folder-folder yang ada pada root drive dalam bentuk link seperti virus yang lain,serta meng-attribut-nya dengan atribut super hidden.Hasilnya,computer anda tampak sehat,kalau diperhatikan melalui Windows Explorer,Anda akan melihat folder pada root drive memiliki size 2 KB.Sementara folder yang asli tak mencamtumkan ukuran pada Windows Explorer.Untuk melihat kondisi sebenarnya,atru kondisi Windows Explorer dengan memilih menu Tools – Folder Options – pilih “Show Hidden Folder” – hapus centang pada “Hide extensions for known file types”,dan “Hide protected operating system files”.Apa yang terjadi jika Anda meng-klik folder tipuan tersebut?Yang dijalankan adalah sebuah perintah.Folder tersebut tetap terbuka,namun virus telah dieksekusi.

Virus ini memiliki daftar beberapa sirus website porno (lokal) ,saat computer membuka website tersebut,computer akan shutdown dengan sendirinya,dengan diperlihatkanya sebuah pesan anti pornografi dan pornoaksi.

Virus ini juga melakukan pengecekan terhadap program yang berjalan,dengan mendeteksi caption yang terdapat pada program tersebut.Muncul lagi kata konotasi yang dicekal virus.Dan Norman Malware Cleaner,PROCEXPL,PeiD v0.95, Peid v0.94, dan OLLYDBG juga masuk dalam daftar.

Dikutip dari majalah PCMEDIA yang menjadi majakah langganan guwe!

Advertisements